Rabu, 1 September 2010 21:19 WIB Solo Share :

Berkas 14 tenaga honorer dikirim ke Menpan

Solo (Espos)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mengirimkan berkas sebanyak 14 tenaga honorer yang penghasilannya dibiayai APBD/APBN kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan & RB).

Berkas-berkas itu dikirimkan untuk diusulkan pengangkatan tenaga honorer bersangkutan menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). “Sesuai Surat Edaran (SE) dari Menpan (Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara-red), pendataan terhadap tenaga honorer yang dibiayai APBD/APBN tersebut kami lakukan sampai dengan Selasa (31/8). Setelah itu kami tutup dan berkas kami kirimkan ke Menpan. Bila ternyata ada berkas tenaga honorer yang dibiayai APBD/APBN itu belum masuk ke kami, terpaksa dianggap tidak ada dan tidak bisa diproses untuk pengangkatan sebagai CPNS,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Solo, Etty Retnowati, ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (1/9).

Etty menyebutkan berdasarkan data yang dimiliki BKD setempat, sebelumnya tercatat ada delapan tenaga honorer yang dibiayai APBD/APBN, yang ternyata belum masuk dalam data base tahun 2006-2009 lalu. Sehingga pada saat itu, para tenaga honorer tersebut tidak bisa diangkat menjadi CPNS.
Setelah SE Menpan turun dan BKD melakukan pendataan, ternyata diketahui masih ada 14 tenaga honorer yang masih tercecer.

“Mungkin karena pada saat itu (tahun 2006-2009-red) mereka tidak mengetahui informasi tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS, atau memang ada yang sudah mengundurkan diri dan sebagainya. Mudah-mudahan yang kami kirimkan berkasnya kali ini bisa masuk seleksi,” jelasnya.

sry

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…