Selasa, 31 Agustus 2010 19:07 WIB Wonogiri Share :

Pencairan tunjangan pendidik tergantung evaluasi gubernur

Wonogiri (Espos)--Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKAD) Wonogiri, Budiseno mengatakan pencairan dana tunjangan bagi pendidik Kota Gaplek tergantung hasil evalusi Gubernur atas APBD Perubahan Wonogiri.
Pihaknya berharap sebelum Lebaran bisa dicairkan, karena dana telah berada di kas daerah. “Hari ini (Selasa, 31/8) kami ke Semarang untuk membahas APBD P hasil evaluasi Gubernur. Pencairan (dana tunjangan) harus melalui prosedur, karena masuk di neraca APBD P Pemkab Wonogiri,” ujar Budiseno.

Pernyataan Budiseno disampaikan guna menjawab teka-teki dan keresahan para guru penerima tunjangan di Wonogiri saat ditemui Espos di ruang kerja, Selasa (31/8). Mantan Kabag Humas ini menyatakan, jika evaluasi dan penandatanganan hasil evaluasi lancar, yakni diteken oleh Gubernur Jateng maka rapat paripurna DPRD bisa digelar Sabtu (4/9) atau Senin (6/9).

“Berkas dari Disdik telah kami terima, dana sudah ada senilai Rp 26 miliar. Mudah-mudahan semua lancar.”

Sebelumnya Kepala Disdik Wonogiri, H Suparno mengatakan sebanyak 6.903 guru menerima tunjangan secara rapelan. Mereka terbagi atas, 2.016 guru penerima tunjangan profesi dan 4.887 guru penerima tunjangan perbaikan penghasilan (TPP). Tunjangan profesi senilai gaji pokok masing-masing guru, sedangkan TPP atau tunjangan nonsertifikasi senilai Rp 250.000/bulan.

tus

Bagian Sirkulasi SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Jangka Kamardikan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (15/8/2017), karya Bandung Mawardi dari Bilik Literasi. Alamat e-mail bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Setahun setelah peristiwa bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terbit buku berjudul Djangka Djajabaja Sempoerna dengan Peristiwa Indonesia Merdeka garapan…