Selasa, 31 Agustus 2010 10:40 WIB News Share :

Pasca letusan, Gunung Sinabung punya kawah baru

Karo–Letusan Gunung Sinabung yang sempat menggetarkan Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), menimbulkan kawah baru di bagian puncak. Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BVMBG) memprediksi tekanan magma di dasar Gunung Sinabung mulai rendah.

Selain memuntahkan asap dan debu vulkanik ke udara, letusan Gunung Sinabung yang terjadi Senin (30/8) sekitar pukul 06.25 WIB, juga menciptakan kawah baru di bagian kepundan. Belum dapat dipastikan diameter atau luas kawah yang tercipta akibat letusan itu, namun lebar kawah ini diprediksi lebih kecil dari kawah yang sudah ada sebelumnya.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), R Sukyar mengatakan, terciptanya kawah baru di puncak Gunung Sinabung dapat mengurangi tekanan magma di perut gunung.

“Meski begitu, Tim vulkanologi dan Mitigasi tetap melakukan pemantauan perkembangan aktivitas Gunung Sinabung dari detik ke detik,” kata Sukyar seperti diberitakan detikNews, Selasa (31/8).

Hingga Senin malam, asap tebal disertai debu vulkanik masih terlihat keluar dari kawah Gunung Sinabung. Pada hari ini tercatat gunung tersebut mencatatkan empat kali letusan besar diiringi sekitar 29 kali letusan kecil.

dtc/ tiw

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Defisit, Utang, dan Pertumbuhan

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (13/7/2017). Esai ini karya Muhammad Husein Heikal, peneliti di Economic Action (EconAct) Indonesia. Alamat e-mail penulis adalah huseinheikal@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Defisit anggaran diperlebar, utang luar negeri ditambah, maka pertumbuhan ekonomi akan terdongkrak. Begitulah yang bisa…