Selasa, 31 Agustus 2010 21:23 WIB News Share :

Komentar SBY soal hubungan Indonesia-Malaysia terlambat

Jakarta--Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan memberikan komentarnya soal hubungan antara Indonesia dan Malaysia yang memanas.

Komentar ini akan disampaikan pada Rabu malam (1/9) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Namun, komentar SBY dianggap sudah terlambat.

“Dalam kasus yang menimpa tiga petugas negara kita yaitu DKP, Harusnya dia tunjukkan lebih awal,” kata ahli komunikasi politik, Effendi Gazali usai acara Diskusi Publik ‘Mengenang Meninggalnya Munir’ di kantor Kontras ‘, Jl Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (31/8).

Menurutnya, SBY harusnya bisa bersikap tegas dalam memerintah, tidak hanya mengenai perbatasan antara Indonesia dan Malaysia yang belakangan ini semakin memanas.

“Kalau bicara pencitraan tentu ada tahapannya. Misalnya sebelum bicara soal perbatasan dia seharusnya memperlihatkan (tindakan) yang sesuai dengan program dia saat pertama kali jadi Presiden yaitu bersama kita bisa,” jelas dia.

Saat ditanya apakah pilihan SBY menyampaikan sikapnya di Mabes TNI menunjukkan kesiapan perang dengan Malaysia, ia mengatakan tidak bisa menebak kemungkinan itu.

“Belakangan saya nggak bisa menebak (sikap) SBY. Belakangan tebakan saya meleset karena banyak cara yang dia lakukan untuk menyentuh orang dengan bahasa yang lebih formal,” tutupnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…