Senin, 30 Agustus 2010 15:40 WIB Karanganyar Share :

Rumah sakit dan Puskesmas Karanganyar siaga 24 jam

Karanganyar (Espos)–Hadapi arus mudik Lebaran 2010, Pemkab Karanganyar menyiagakan rumah sakit pemerintah dan Puskesmas di wilayah setempat 24 jam penuh.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR, juga menyebutkan penyiapan Puskesmas pembantu (Pustu) dan poliklinik kesehatan desa (PKD) dalam rangka kesiagaan serupa. Dikemukakan, selain RSUD Kartini, rumah sakit yang standby 24 jam penuh menghadapi Lebaran adalah RS PKU Muhammadiyah.

“Tidak hanya rumah sakit, Puskemas, Pustu, dan PKD pun akan disiagakan. Lengkap dengan ambulans, dokter, dan perawatnya,” tegas Rina ditemui di sela-sela kunjungan di RSUD Kartini, Senin (30/8).

Bupati menjelaskan, secara keseluruhan Puskemas di Kabupaten Karanganyar berjumlah 20-an lebih. Sedangkan PKD yang dilembagakan di setiap desa dan kelurahan sebanyak 177 buah. Dia menegaskan semua instansi pelayanan kesehatan tersebut dalam keadaan siap menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2010. “Termasuk ketersediaan obat-obatan, kami pastikan juga aman,” tandasnya.

Terpisah, Direktur PKU MUhammadiyah, Hj Endah Umar, membenarkan perihal keberadaan rumah sakit setempat sebagai rujukan selama berlangsungnya arus balik dan arus mudik Lebaran 2010. Dia mengatakan hal itu berlangsung antara H-1 sampai dengan H+3. Terkait status tersebut, pihak rumah sakit telah menyusun pembagian shif jaga serta menyiapkan petugas medis dan teknis sejak dini.

try

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Defisit, Utang, dan Pertumbuhan

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (13/7/2017). Esai ini karya Muhammad Husein Heikal, peneliti di Economic Action (EconAct) Indonesia. Alamat e-mail penulis adalah huseinheikal@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Defisit anggaran diperlebar, utang luar negeri ditambah, maka pertumbuhan ekonomi akan terdongkrak. Begitulah yang bisa…