Senin, 30 Agustus 2010 16:23 WIB News Share :

Ratusan sopir angkutan protes ke Dishubkombudpar

Salatiga (Espos)–Ratusan  supir angkutan umum lintas wilayah jenis minibus yang tergabung dalam Paguyuban Sido Rukun Salatiga, Senin (30/8) pagi, menggeruduk kantor Dinas Perhubungan Komunikasi Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubkombudpar) Kota Salatiga. Mereka menuntut Dishubkombudpar menertibkan angkutan umum milik PO Handayani yang dituduh telah merebut trayek.

Tak kurang dari 50 minibus jenis Mitsubishi Colt Diesel dan Isuzu Elf yang dibawa para sopir memadati halaman parkir kantor Dishubkombudpar. Mereka tidak melakukan aksi unjuk rasa. Hanya beberapa perwakilan dari mereka yang masuk menemui sejumlah Kabid di Dishubkombudpar dan melakukan audiensi.

Menurut Ketua Paguyuban Sido Rukun, M Miftah, pihaknya sudah berulangkali menghadap Dishubkombudpar dengan latar belakang persoalan yang sama. PO Handayani dianggap sebagai biang permasalahan karena selain merebut trayek anggota Paguyuban Sido Rukun namun juga tidak menaati aturan menyangkut jam operasional.

“Mereka (PO Handayani), merebut trayek kami. Seharusnya jumlah kendaraan yang melintasi Ampel-Salatiga-Semarang hanya empat. Namun kenyataannya kendaraan yang jalan ada delapan,” papar dia.

Sementara itu, Sekretaris Dishubkombudpar, Gati Setiti, mengaku tidak pernah mengeluarkan rekomendasi trayek kepada PO Handayani. Tuntutan Paguyuban Sido Rukun itu, sambunganya, akan diteruskan kepada Dishubkominfo Jateng sebagai pihak yang mengeluarkan ijin.

“Kami hanya sebagai fasilitator saja. Sebenarnya PO Handayani sebelumnya sudah pernah membuat surat pernyataan atas persoalan serupa. Sanksi juga yang berhak mengeluarkan adalah provinsi,” tukasnya.

Paguyuban Sido Rukun membawahi anggota sopir angkutan umum yang memiliki trayek Sruwen-Salatiga-Bawen, Sruwen-Salatiga-Banyubiru/Ambarawa dan Sruwen-Salatiga-Bringin.

kha

Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Menjaga Etika, Menjaga Eksistensi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (14/8/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO — Pada Sabtu-Senin (5-7/8/2017) lalu saya menghadiri pertemuan majelis etik Aliansi Jurnalis Independen (AJI) se-Indonesia di Jakarta. Sejak organisasi…