Senin, 30 Agustus 2010 11:05 WIB News Share :

PPP
Busro dinilai kurang tegas, Bambang emosional

Jakarta–PPP memandang dua nama calon pimpinan KPK Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto kurang layak menjadi pimpinan KPK. Keduanya dinilai memiliki kelemahan.

“Busyro dinilai kurang tegas, Bambang emosional,” kata Sekretaris Jenderal PPP Irgan Chairul Mahfidz di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/8).

Namun demikian, Irgan mengangggap kelemahan itu masih manusiawi dan bisa saling isi di antara empat pimpinan KPK lainnya. “Tidak ada yang sempurna,” katanya.

Menurut Irgan siapapun yang terpilih cukup capable karena keduanya paham mengenai permasalahan yang mencakup antikorupsi. Tinggal ke depan harus lebih tegas lagi.

Dengan adanya pemimpin yang baru, PPP mengharapkan KPK bisa dipertahankan sebaik mungkin tanpa merusak tatanan yang dibangun. Bisa berjalan sesuai dengan mekanisme dan ritme kerja yang sudah ada.

Ia mengatakan, saat ini DPR kesulitan karena tidak memiliki pilihan dengan hanya disodorkan dua nama. “Kalau DPR menolak terkesan tidak setuju, khawatir dianggap prokorupsi. Ini tidak benar juga. DPR diberi pilihan yang sempit,” kata dia.

PPP, menurut Irgan mengharapkan pemimpin KPK yang baru tidak hanya satu tahun tapi 4 tahun.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…