Senin, 30 Agustus 2010 21:38 WIB Klaten Share :

Peralatan hibah pemerintah mangkrak

Klaten (Espos)–Tingginya biaya produksi mebel dengan peralatan hibah membuat sejumlah peralatan hibah dari pemerintah untuk produksi mebel di Serenan Juwiring Klaten sejak beberapa tahun terakhir ini mangkrak.

Di sisi lain, waktu pengolahan bahan mentah mebel dengan peralatan tersebut juga terlalu lama.

“Mana mungkin para pengrajin kecil mampu menanggung biaya yang sangat tinggi itu. Padahal, permintaan mebel saat ini sudah sangat kecil,” kata salah satu pengrajin mebel Serenan Juwiring Klaten Sunarto kepada Espos di kediamannya, Senin (30/8).

Sunarto menjelaskan, biaya pengeringan kayu satu kubik dalam open yang diberikan pemerintah bisa mencapai Rp 250.000-Rp 300.000.

Anggaran tersebut, menurutnya, jelas tak sebanding dengan hasil mebel yang diekspor ke luar negeri.

Pada sisi lain, waktu yang dibutuhkan untuk pengeringan satu kubik kayu bisa sampai dua hingga tiga pekan.

asa

Bagian Sirkulasi SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pelajaran dari First Travel

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (18/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Ditangkap dan ditahannya Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata (First…