Senin, 30 Agustus 2010 12:52 WIB Sport Share :

Nadal kejar gelar tanpa terobsesi

New York–Gelar juara AS Terbuka adalah satu-satunya titel Grand Slam yang belum pernah digondol Rafael Nadal sehingga wajar jika dia ingin melengkapi koleksi gelarnya. Namun, Nadal tak mau sampai terobsesi.

Delapan gelar juara Grand Slam sudah dimiliki Nadal. Lima titel dia raih di Prancis Terbuka (2005, 2006, 2007, 2008, 2010), dua di Wimbledon (2008, 2010) dan satu di Australia Terbuka (2009).

Satu-satunya yang absen dari koleksi petenis rangking satu dunia itu adalah gelar di AS Terbuka. Sejauh ini capaian terbaik Nadal di Flushing Meadows adalah saat mencapai semifinal pada tahun 2008 dan 2009.

Kini Nadal kembali punya peluang untuk meraih gelar perdananya di AS Terbuka, saat ajang itu mulai digulirkan dari 30 Agustus ini sampai 12 September depan. Nadal sudah pasti membidik tahta juara kendati dia tak mau sampai kepikiran karena gelar-gelarnya saat ini pun sudah bikin dua cukup puas.

“Saya harap saya memiliki peluang untuk main bagus di sini dan punya peluang untuk menang, tapi tak sampai terobsesi,” aku Nadal di Yahoosports, seperti diberitakan detikSport, Senin (30/8).

“Apa yang saya miliki di rumah, semua turnamen yang telah saya menangi, sudah cukup bikin saya senang. Itu sudah melebihi impian saya lima atau enam tahun lalu,” sambung si petenis Spanyol.

Di usia yang baru menginjak angka 24, raihan Nadal saat ini memang sudah luar biasa. Bahkan menurut Roger Federer, rival Nadal yang selalu hadir di final AS Terbuka enam musim terakhir dengan memenangi lima di antaranya, tinggal tunggu waktu saja untuk Nadal jadi kampiun di Flushing Meadows.

“Tak banyak hal keliru yang dia lakukan. Jika Anda bisa sampai ke semifinal, Anda tentu bisa sampai ke final. Itu cukup jelas,” komentar Federer.

Sebagai rival berat, Nadal dan Federer sejauh ini sudah berhadapan 21 kali, termasuk tujuh di final Grand Slam. Tapi Nadal dan Federer belum pernah bertemu di AS Terbuka dan jika tahun ini mereka akhirnya berhadapan, final akan jadi panggungnya. “Roger selalu ada di sana (final),” tukas Nadal.

dtc/ tiw

NASMOCO SOLOBARU, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Memahami Perppu Ormas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (26/7/2017). Esai ini karya M. Dian Nafi’, pengasuh pesantren khusus mahasiswa Al-Mu’ayyad di Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo dan aktif di komunitas perdamaian lintas iman dan lintas golongan. Alamat e-mail penulis adalah mdn4fi@yahoo.com. Solopos.com,…