Senin, 30 Agustus 2010 13:25 WIB News Share :

Hati-hati, Pantura Jateng paling rawan kecelakaan

Semarang--Pemudik diharapkan waspada saat melintasi jalur pantai utara (pantura) Jawa Tengah (Jateng). Meski kualitas jalurnya kian bagus, namun kawasan ini diidentifikasi paling rawan terjadi kecelakaan.

Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Jateng, Kombes Pol M Ghufron mengatakan, berdasarkan evaluasi selama Lebaran 2009 terjadi 287 kecelakaan. Dari jumlah tersebut, terdapat 76 korban meninggal, 67 luka berat, dan 384 luka ringan.

“Lokasi laka (kecelakaan) didominasi di pantura,” katanya dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Mapolda Jateng, Jl. Pahlawan Semarang, Senin (30/8).

Ghufron merinci, ada 112 kejadian atau 39 persen kecelakaan di pantura selama Lebaran tahun lalu, 89 di jalur selatan, dan 86 di jalur tengah. Titik rawan kecelakaan di Jateng berjumlah 136. Jumlah tersebut terbagi merata di jalur utara, tengah, dan selatan.

“Kami berharap pemudik waspada, karena yang melintas di jalan raya sangat padat selama arus mudik dan balik,” ujarnya.

Rapat lintas sektor diikuti jajaran kepolisian, sejumlah dinas pemerintahan, DPRD, PT KA, PT Pertamina, dan lain-lain. Masing-masing memaparkan evaluasi, permasalahan dan cara mengatasinya.

dtc/nad

Distributor Simas & Bimoli, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Kota Penyair Perlawanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (16/8/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dalam rangka memperingati hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 1982,…