Senin, 30 Agustus 2010 13:19 WIB Hukum Share :

Haposan mengaku diperas Susno Duadji

Jakarta–Haposan Hutagalung mengaku dirinya selama ini diperas oleh mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji. Sebab, setelah memberikan uang Rp 500 juta kepada Susno, perkara PT Salmah Arowana Lestari tak kunjung selesai.

“Saya merasa ditekan, diperas oleh Pak Susno secara pribadi,” ujar Haposan menjawab pertanyaan dari Ketua Majelis Hakim Sudarwin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (30/8).

Haposan mengatakan, permintaannya untuk mempercepat proses perkara dugaan penggelapan modal usaha penangkaran ikan arwana dan modal indukan ikan arwana PT SAL disepakati Susno melalui terdakwa Sjahril Djohan. Namun, lanjutnya, setelah memberi uang Rp 500 juta untuk Susno melalui Sjahril Djohan, ternyata permintaan Haposan agar pemilik PT SAL Anuar Salmah ditangkap tidak juga terealisasi.

“Saya dibohongin lagi sama pak Susno ini, sampai detik ini, sampai lengser dari Kabareskrim ini belum ditangkap dan perkara tidak jalan. Tidak ada progresnya, tidak ada realisasi,” ungkap Haposan dengan nada tinggi.

Selain itu, Haposan pun mengakui setelah uang diberikan, Susno selalu menghindar ketika ditanya olehnya. “Saya tanya, Pak Susno mulai menghindar, bagaimana pertanggungjawaban saya ke klien kalau seperti ini? Tetap tidak ditanggapi juga,” jelasnya.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
Juara Karakter Indonesia, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…