Ilustrasi (JIBI/Dok) Ilustrasi (JIBI/Dok)
Senin, 30 Agustus 2010 18:06 WIB Solo Share :

Dishub razia angkutan penumpang

Solo (Espos)–Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo melakukan razia terhadap armada angkutan penumpang di Terminal Tirtonadi Solo, Senin (30/8). Hasilnya, masih ditemukan sejumlah bus yang tidak layak jalan lantaran sebagian kurang lengkap surat-suratnya, serta tidak lolos uji emisi.

Pantauan Espos, Senin, razia tersebut dilakukan dengan memeriksa kelengkapan surat-surat dan kondisi bus yang masuk ke Terminal Tirtonadi. Puluhan bus yang diperiksa antara lain jenis bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), serta angkutan kota yang setiap hari masuk ke terminal itu.

Kasubdin Teknik Sarana dan Prasarana Dishub Kota Solo, Indarjo, saat ditemui wartawan di sela-sela razia, mengemukakan pengecekan kelengkapan administrasi meliputi surat izin trayek, izin berkala (kelayakan armada), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta Surat Izin Mengendarai (SIM) pengemudi.

“Jika surat-suratnya tidak lengkap, maka akan kami kenakan semacam surat Tilang (bukti pelanggaran-red), yang dinamakan Catatan Pemeriksaan Perkara Pelanggaran Lalu Lintas Jalan (CP3L). Dan mereka wajib menjalani persidangan karena melanggar aturan,” ujar Indarjo.

Uji kelayakan kendaraan, dilakukan Dishub dengan memeriksa kelengkapan fasilitas di dalam bus, antara lain kondisi rem, wiper, klakson, lampu-lampu hingga ban. “Kami juga melakukan uji emisi untuk melihat kondisi emisi gas buang. Bus-bus yang emisi gas buangnya melebihi ambang batas 70 persen, mendapatkan peringatan keras,” tegasnya.

Lebih lanjut Indarto menyebutkan razia hari itu dilaksanakan Dishub dalam rangka menjamin kenyamanan dan keamanan para penumpang bus menjelang Lebaran nanti. Razia serupa, lanjut dia, bakal dilakukan secara lebih intensif pada sekitar H-3 Lebaran hingga H+7. Di sisi lain, Indarto mengatakan menjelang Lebaran ini Dishub Solo juga membuka uji emisi gratis bagi kendaraan pribadi.

sry

lowongan kerja, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…