Senin, 30 Agustus 2010 08:16 WIB News Share :

Debu letusan gunung Sinabung berbahaya

Jakarta–Letusan Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumut, berbahaya bagi manusia karena membawa material abu dan asap hitam. Sehingg warga yang masih berada di pemukiman diminta untuk menutup hidup dan mulutnya.

“Debu itu berbahaya, makanya kita minta supaya warga menutup mulut dan hidungnya,” ujar Kepala Dinas Penanggulangan Bencana Alam (Kadistamben) Sumut, Untung Kaban, Senin (30/8).

Menurut Untung, imbauan agar warga menutup mulut dan hidung tersebut ditujukan bagi warga yang berada di zona berbahaya karena enggan mengungsi meskipun sudah diperingatkan.

“Kalau yang sudah di pengungsian mereka aman, tapi yang masih di daerah yang kurang dari radius 6 Km itu yang berbahaya. Padahal dari awal kita sudah peringatkan warga untuk mengungsi, tapi masih ada swebagian warga yang membandel,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan warga melihat Gunung Sinabung mengeluarkan larva panas berwarna merah, disusul ledakan sebanyak empat kali yang disertai gempa.

Sejumlah warga yang masih bertahan karena menjaga rumahnya di zona bahaya pun akhirnya ikut mengungsi. Sebab, hutan di sekeliling desa mereka sudah rata dihujani abu vulkanik.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…