Senin, 30 Agustus 2010 21:18 WIB Solo Share :

2011, Sangkrah penuhi akta kelahiran anak

Solo (Espos)–Pemerintah Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo menargetkan dapat memenuhi hak anak untuk mendapatkan akta kelahiran pada tahun 2011 nanti.

Penegasan itu disampaikan Lurah Sangkrah, Mahendra saat ditemui Espos di kantornya, Senin (30/8). Menurut Mahendra, berdasarkan data yang diterimanya dari Dispendukcapil Kota Solo, sekitar 20% dari ratusan anak di Kelurahan Sangkrah belum memiliki akta kelahiran tahun ini.

Dia menjelaskan, banyaknya jumlah anak yang belum memiliki legalitas hukum atas kelahirannya tersebut dikarenakan minimnya pemahaman orangtua mereka tentang manfaat dari akta kelahiran. “Orangtua cenderung disibukkan dengan urusan sendiri-sendiri sehingga mengabaikan hak anaknya. Padahal, akta kelahiran merupakan hak paling asasi bagi seorang anak,” ujar Mahendra.

Minimnya kesadaran orangtua itulah, kata Mahendra, mendasari Pemerintah Kelurahan Sangkrah menggelar sosialisasi tentang pentingnya akta kelahiran bagi anak di kantor kelurahan setempat, Sabtu (28/8). Melalui sosialisasi tersebut, Mahendra berharap kesadaran orangtua untuk membuat akta kelahiran anak lebih meningkat. “Kami menargetkan tahun 2011 nanti semua anak di Kelurahan Sangkrah sudah memiliki akta kelahiran,” tegas Mahendra.

mkd

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…