Minggu, 29 Agustus 2010 19:09 WIB Karanganyar Share :

THR tak jelas, PNS terancam gigit jari

Karanganyar (Espos)–Satu pekan lebih menjelang Lebaran 2010, Pemkab Karanganyar belum memastikan pemberian tunjangan hari raya (THR) kepada pegawai negeri sipil (PNS) di kabupaten setempat. Hal itu menyusul kondisi keuangan daerah yang sangat minim.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani Sri Ratnaningsih, menyebutkan sejauh ini belum ada pembahasan mengenai THR PNS. Selain karena faktor kondisi keuangan daerah, dia mengatakan tunjangan itu besar kemungkinan tidak diberikan karena ada ketentuan yang mengatur dari pemerintah pusat.

“Dulu memang boleh. Tetapi setahu saya sekarang tidak, ada ketentuannya. Selain itu kan situasi keuangan sedang mepet. Sampai saat ini juga belum ada pembahasan soal THR PNS,” ungkapnya kepada wartawan  seusai menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi terkait pembahasan APBD Perubahan Tahun 2010 Kabupaten Karanganyar di kompleks DPRD, akhir pekan lalu.

Orang nomor satu di Karanganyar ini menyatakan, Pemkab harus berupaya menciptakan situasi kondusif di tengah kondisi keuangan daerah yang memrihatinkan. Tak terkecuali dengan tidak memberikan THR bagi PNS. Menurut Bupati, meski belum jelas, kemungkinan penyaluran THR tetap terbuka, dengan catatan hal itu diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan.

”Soal THR, intinya kembali ke aturan. Kalau memang diperbolehkan, Pemkab akan mengupayakan. Tetapi jika memang dilarang, kami juga mengimbau agar semua PNS bisa memaklumi,”  tandasnya.

try

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…