Minggu, 29 Agustus 2010 12:27 WIB News Share :

Pengungsi kelaparan, warga blokir pendopo Rumdin Bupati Karo

Medan–Ratusan pengungsi korban letusan Gunung Sinabung, memblokir jalan menuju pendopo rumah dinas  (Rumdin) Bupati Karo di Jl Veteran, Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara, karena kesal belum juga mendapatkan bantuan makanan, Minggu (29/8).

Para pengungsi sempat beradu mulut dengan petugas kepolisian yang mencoba menenangkan massa. Kedatangan ratusan warga tersebut, dimaksudkan untuk meminta pemerintah daerah setempat segera memberikan bantuan makanan. Sebagian dari mereka ada yang sudah dua malam di pengungsian, namun mengaku belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah setempat.

“Sampai sekarang, tak satupun bantuan makanan dikirimkan dari posko penangulangan bencana. Anak kami sudah kelaparan. Tidak ada perhatian. Katanya pagi mau diantar, tapi tidak diantar juga,” kata salah seorang pendemo.

Para pengungsi merasa kesal, sebab lokasi pengungsian mereka hanya beberapa kilometer saja dari pendopo rumah dinas Bupati Karo yang kini dijadikan posko penanggulangan bencana, namun ternyata bantuan tak kunjung sampai.

Aksi ini sempat diwarnai adu mulut dengan petugas yang coba menenangkan para pengungsi. Para pengungsi akhirnya membubarkan diri setelah dijanjikan bantuan akan segera disalurkan.  Mereka mengancam akan datang lagi bila hingga sore ini janji makanan tidak juga diberikan.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…