Minggu, 29 Agustus 2010 14:39 WIB News Share :

Mutiara Timur tabrak bus, lima luka-luka

Probolinggo–Kereta api Mutiara Timur jurusan Surabaya – Banyuwangi, Minggu, menabrak bus Restu dengan Nopol N-9251-HA jurusan Jember – Surabaya di perlintasan kereta api Desa Malasan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Beruntung kecelakaan yang diduga akibat supir bus Restu ugal-ugalan itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa karena kereta api Mutiara Timur hanya menabrak bagian depan bus naas tersebut.

Petugas perlintasan kereta api Desa Malasan, Marsadi, menjelaskan tabrakan tersebut bermula ketika bus Restu yang melaju cukup kencang dari arah selatan berusaha menerobos pintu lintasan yang sudah tertutup karena akan lewat kereta api Mutiara Timur.

Namun naas begitu bus tersebut baru berada diatas rel datang kereta api Mutiara Timur dari arah Surabaya dengan kecepatan tinggi pula. Tabrakan pun tidak dapat dielakkan sehingga bagian depan bus rusak parah.

“Padahal pintu sudah saya tutup tapi bus itu tetap lewat dan menabrak pintu lintasan hingga terbelah menjadi dua,”tutur Marsadi.

Akibat kecelakaan itu,  tercatat sedikitnya lima orang penumpang bus Restu mengalami luka-luka dibagian kepala karena benturan dengan bodi bus dan seorang kenek bus Restu mengalami luka parah sehingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum dr Sholeh Kota Probolinggo.

Selain itu,  tabrakan tersebut juga sempat memacetkan jalur lalu lintas Lumajang РProbolinggo sepanjang  lima kilometer karena terhalang bodi bus dan palang pintu perlintasan yang patah menjadi dua.

Karena itu, petugas Satlantas Probolinggo harus membuka jalur lalu lintas di sekitar lokasi kejadian dengan sistem” buka tutup ” untuk kelancaran lalu lintas baik dari arah selatan maupun utara.

Tabrakan antara kereta api Mutiara Timur dengan bus Restu itu kini masih dalam penyelidikan petugas Satlantas Probolinggo, namun dugaan sementara kecelakaan yang tidak sampai menimbulkan korban jiwa tersebut disebabkan blongnya rem bus Restu .


Ant/tya

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoaks dengan Logika

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (20/6/2017). Esai ini karya Rahmi Nuraini, alumnus Magister Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro Semarang. Alamat e-mail penulis adalah rahminoer@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Kampanye untuk menghentikan berita bohong atau hoaks yang mengandung fitnah dan ujaran kebencian di…