Minggu, 29 Agustus 2010 21:02 WIB Sport Share :

Jateng akan tetapkan atlet tambahan ke PON

Semarang--Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Jawa Tengah akan segera menetapkan empat pebulu tangkis tambahan yang bakal tampil pada Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau pada 2012.

Ketua Umum Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Tengah, H.M. Anwari ketika dihubungi dari Semarang, Minggu, mengatakan dirinya akan menggelar rapat dengan pengurus lainnya untuk membahas empat tambahan atlet untuk PON mendatang.

“Selasa (31/8), kami akan rapat dengan pengurus dan pelatih untuk membicarakan hal ini, kemudian kami segera usulkan ke KONI Jawa Tengah,” katanya.

Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur mendapat kuota pebulu tangkis yang tampil pada pesta olahraga multievent empat tahunan di Riau masing-masing sebanyak 13 atlet yang terdiri atas delapan putra dan lima putri.

Saat ini Jawa Tengah baru mendapat jatah dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jateng sebanyak sembilan atlet plus seorang pelatih sehingga masih kurang empat atlet

Ia menambahkan, meskipun jatah uang saku untuk atlet dari KONI Jateng untuk sembilan pemain, uang saku tersebut dibagi 16 pemain yang ada.

Menurut dia, cabang bulu tangkis akan mempertandingkan tujuh nomor, yaitu beregu putra-putri, dan lima nomor perorangan (tunggal putra-putri, ganda putra-putri, dan ganda campuran).

Ia menjelaskan, untuk beregu putri akan mempertandingkan dua nomor tunggal dan satu ganda.

“Saya kira untuk tunggal memang tidak ada masalah karena kamiĀ  memiliki Maria Febe Kusumatuti dan Febby Angguni, sedangkan untuk putra Shendy Puspa dengan pemain yang lain,” katanya.

Ia mengatakan, dengan materi pemain yang ada sekarang ini, dirinya merasa optimistis dari kelompok putri bisa menyumbangkan dua emas yaitu dari tunggal perorangan dan beregu putri.

Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur lolos ke Riau tanpa melalui babak kualifikasi karena daerah-daerah ini dinilai kuat dalam cabang bulu tangkis dan penyumbang atlet terbanyak di pelatnas.

Ketika ditanya soal tempat latihan bagi pebulu tangkis Jateng, dia mengatakan, ada sebagian yang di pelatnas dan di PB Djarum Kudus.

“Saya kira tidak masalah meskipun tempat latihan berbeda karena pelatihnya Christian Hadinata juga di pelatnas,” katanya.

Selain emas dari kelompok putri, Jateng juga berharap satu emas lagi dari tunggal perorangan putra atas nama Dionysius Hayom Rumbaka yang kini menghuni pelatnas.

“Saya kira pesaing berat Hayom akan datang dari tunggal putra DKI Jakarta, Tommy Sugiarto. Akan tetapi, saya yakin Hayom bisa mengatasi putra juara dunia 1983, Icuk Sugiarto, itu,” katanya.

Ant/tya

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Guru Sejarah Melawan Intoleransi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (11/7/2017). Esai ini karya Nur Fatah Abidin, mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah ikbenfatah@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Sabtu (8/7) lalu alumnus angkatan 1985 Pendidikan Sejarah Universitas Sanata Dharma Yogyakarta…