Minggu, 29 Agustus 2010 20:52 WIB News Share :

9 Pesawat putar-putar, 15 penerbangan delay

Jakarta— Radar Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang bermasalah pagi tadi menimbulkan sejumlah gangguan penerbangan. Sebanyak 9 pesawat berputar-putar di udara hingga radar berhasil diperbaiki pada pukul 09.32 WIB.

“Jadi holding (menunda pendaratan) itu biasa karena traffic di darat untuk take off dan landing terlalu sibuk. Holding tadi pagi juga dikarenakan pada pukul 09.02 WIB, sistem tidak menampilkan data radar, 9 pesawat kami holding dan 15 pesawat kami tunda penerbangannya,” ujar Coorporate Secretary PT Angkasa Pura II, Hari Cahyono, kepada detikcom, Minggu (29/8) pukul 20.20 WIB.

Holding, menurut Hari, adalah mekanisme standar keamanan bandara. Mekanisme ini dilakukan dalam kondisi darurat.

“Dilakukan untuk situasi darurat demi menjamin keamanan penumpang,” jelasnya.

Hari menuturkan, petugas operasional bandara langsung mengambil langkah cepat saat radar bermasalah. Selama berputar di udara, 9 pilot dipandu manual dari menara. Alhasil, 9 pesawat bisa mendarat dengan aman setelah radar kembali berfungsi.

“Ada kerja sama yang bagus antara pilot dengan petugas selama holding, sehingga setelah radar normal pesawat bisa mendarat aman. Walaupun sempat ada kerusakan radar setengah jam dan mengakibatkan holding antara 10 hingga 15 menit di udara,” terang Hari.

dtc/tya

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…