Sabtu, 28 Agustus 2010 00:15 WIB Issue Share :

Pameran rangsang karya-karya lokal Solo

Oleh: Sri Sumi Handayani

Ketika merasa enggak bisa nulis, baca saja. Jangan sampai, dua hal itu tidak dilakukan satu pun.

Pernyataan itu diungkap salah seorang penulis cerpen dalam buku Cerpen Kompas Pilihan 2009, Sungging Raga, 23, saat ditemui Espos pada pembukaan Pameran Ilustrasi Cerpen Kompas 2009 di Balai Soedjatmoko, Jumat (27/8) sore, 16.30 WIB.

Salah satu cerpen miliknya berjudul Senja di Taman Ewood dimuat Harian Kompas pada 10 Mei 2009. Cerpen ini menjadi salah satu dari 16 karya dalam buku Cerpen Kompas Pilihan 2009.

Sedangkan, satu karya cerpen lagi yang diikutkan dalam pameran kali ini berjudul Sebuah Rencana Hujan dimuat pada 25 Oktober 2009.

“Sebetulnya bukan hanya dua karya yang saya buat pada 2009. Ada puluhan karya yang saya hasilkan. Setiap tiga pekan sekali, saya selalu mengirimkan sebuah cerpen pada Kompas. Intinya, jangan berhenti mengirimkan karya. Meski, tidak selalu dimuat. Cerpen-cerpen saya terinspirasi pengalaman pribadi dan sebagian fiksi,” ulas mahasiswa Jurusan Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Gadjah Mada (UGM), saat ditemui Espos di sela-sela melihat ilustrasi cerpen, Jumat.

Lowongan Pekerjaan
PT. KELOLA JASA ARTHA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Anomali Ekonomi Indonesia

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Menarik mencermati kondisi perekonomian Indonesia selama tujuh bulan pada 2017 ini. Secara umum…