Sabtu, 28 Agustus 2010 16:07 WIB Tak Berkategori Share :

La Beneamata tetap fokus

Monako--Kalah 0-2 pada laga Piala Super Eropa jelas bukan hasil yang diinginkan oleh Inter Milan. Namun, La Beneamata tak terpuruk karenanya dan tetap menjaga fokusnya karena musim 2010/2011 baru saja dimulai.

Pada laga yang dihelat di Stade de Louis II, Monako, Sabtu (28/8) dinihari WIB, dua gol yang dilesakkan Jose Antonio Reyes dan Sergio Aguero, tak mampu dikejar oleh Inter sampai akhir laga.

Pasukan arahan Rafael Benitez itu pun gagal mengangkat trofi Piala Super dalam kesempatan perdana mereka.

Lebih lanjut lagi, kegagalan ini memupuskan ambisi mereka untuk memenangi enam gelar dalam setahun–seperti yang dilakukan Barcelona tahun 2009. Toh demikian, Inter tetap menerima kegagalan tersebut dengan kepala tegak.

“Kami sangat kecewa, tapi ini adalah hasil yang ditentukan hanya lewat satu pertandingan dan setiap detil kecil bisa menjadi penentu. Pertandingan babak pertama berjalan seimbang dan Anda tahu bahwa siapa yang mencetak gol lebih dulu akan memenangi pertandingan,” ucap Dejan Stankovic di situs resmi Inter.

“Lebih baik mengalami kekalahan di awal musim ketimbang di akhir musim. Kami akan belajar dari kekalahan ini. Kami belum pernah kalah untuk beberapa waktu, tapi sebuah tim besar adalah tim yang bereaksi setelah mengalami kekalahan,” tukasnya.

Inter memang tak bisa lama-lama menyesali kekalahan ini, sebab mereka sudah ditunggu Bologna, Senin (30/8), di pekan pertama Seri A.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…