Sabtu, 28 Agustus 2010 11:13 WIB News Share :

Belasan siswa SMP 5 Kudus kesurupan

Kudus–Belasan siswi SMP 5 Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (28/8), mengalami kesurupan, sehingga sempat mengganggu proses kegiatan belajar mengajar di sekolah itu.

Menurut Kepala Sekolah SMP 5 Kudus, Sahli, peristiwa yang awalnya hanya menimpa enam anak itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.  Enam anak tersebut, katanya, langsung dibawa ke Masjid milik Pondok Pesantren Darus Syifa Al Islami di Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

“Kejadian seperti ini pernah terjadi sebelumnya sebanyak dua kali. Tetapi, jumlah siswinya hanya sedikit, sehingga bisa ditangani di sekolah,” ujarnya.

Karena jumlah siswi yang kesurupan cukup banyak, maka mereka dibawa ke pondok pesantren. “Selain itu, siswi yang sebelumnya pernah kesurupan juga diobati bersama dengan temannya yang kesurupan hari ini,” ujarnya.

Bahkan, kata dia, beberapa siswi lain yang tidak terkena tetapi ikut menemai ada yang ikut terkena, sehingga jumlahnya mencapai belasan anak.”Sebagian besar adalah pelajar putri dari kelas IX dan VIII,” ujarnya.

Saat pertama kali terjadi kesurupan, katanya, hanya dialami salah seorang siswi kelas IX. Selanjutnya, pihak sekolah memanggil petuga medis untuk memeriksa kondisi kesehatannya. “Ternyata, kondisi kesehatannya tidak ada masalah,” ujarnya.

Kemudian pihak sekolah mendatangkan kyai untuk membantu menyadarkan siswi tersebut.  “Informasinya, siswi tersebut kesurupan saat di lapangan olah raga di Desa Singocandi, Kecamatan Kota sebelum Ramadhan,” ujarnya.

ant/rif

lowongan kerja
lowongan kerja ACCOUNTING HEAD, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…