Sabtu, 28 Agustus 2010 20:51 WIB News Share :

Anis Matta
Wacana Ruhut Sitompul meresahkan

Makassar--Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta menilai wacana presiden bisa menjabat tiga periode yang dinyatakan Politisi Demokrat, Ruhut Sitompul bisa meresahkan masyarakat.

Wakil Ketua DPR RI tersebut saat berbuka puasa di Pesantren Darul Ilmi Islamiyah di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/8), mengatakan, wacana itu bisa membangun opini publik bahwa perpanjangan masa jabatan itu hanya merupakan cara presiden membangun dinasti.

“Cara itu sangat mencoreng demokrasi di Indonesia. Kenyataannya, Presiden Yudhoyono sendiri justru tidak merasa nyaman dengan wacana tersebut,” katanya.

Anis Matta menambahkan, wacana tersebut tidak perlu disikapi serius dan sebaiknya Bangsa Indonesia menyelesaikan segala persoalan yang melanda dengan pendekatan keagamaan.

Pembangunan berbasis agama akan membuat biaya pemerintah untuk memerangi kemungkaran akan menjadi lebih murah.

“Politik negatif, korupsi, peredaran narkotika hanya bisa diselesaikan jika masyarakat Indonesia beriman. Tuhan akan menolong penduduk suatu bangsa yang beriman kepada-Nya,” katanya.

Turut hadir dalam acara itu jajaran pengurus DPW PKS Sulsel, pengurus DPD PKS Bantaeng, Ketua DPRD Bantaeng, pimpinan pondok pesantren dan tokoh masyarakat.

Dalam acara tersebut, Anis Matta juga menegaskan bahwa kemerdekaan Republik ini juga dideklarasikan pada bulan suci Ramadan, 65 tahun silam.

“Hal tersebut adalah sejarah yang harus diingat. Siklus sejarah manusia itu grafiknya naik-datar-turun. Yang menyebabkan naik adalah ruh. Ketika akal yang mendominasi maka peradaban cenderung datar. Saat nafsu syahwat mengambil alih polah tingkah manusia, maka saat itu grafik peradaban akan turun,” katanya.

Ant/nad

LOWONGAN KERJA
DR. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…