Jumat, 27 Agustus 2010 21:18 WIB News Share :

Usai buka puasa bersama, Boediono lakukan 'Sidak'

Jakarta--Usai buka bersama Wakil Presiden (Wapres) Boediono melakukan ‘inspeksi mendadak’ (Sidak) ke ruang wartawan.

Kunjungan Wapres cukup mengagetkan bagi belasan wartawan yang berada di press room.

Hal ini di luar kebiasaan Boediono di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (27/8).

Karena Boediono mau datang semua wartawan gedebag-gedebug membersihkan meja yang penuh dengan gelas-gelas yang dipakai saat berbuka puasa tadi. Para wartawan mengira Boediono akan jumpa pers.

Rupanya kedatangan Boediono hanya untuk mengucapkan terima kasih kepada wartawan yang telah mengikuti acara. Begitu masuk Boediono mengatakan, “Sudah makan belum?”.

“Sudah Pak, sudah kenyang,” jawab para wartawan.

“Terima kasih ya” jawab Boediono yang mengenakan batik abu-abu lengan panjang sambil menyalami para wartawan satu persatu.

Setelah selesai bersalaman Boediono pun kembali bertanya, “Ini keluhannya apa?”.

“Wifi Pak, di sini nggak ada jaringan wifi” jawab salah seorang wartawan media cetak.

“Komputer di sini cuma dua Pak, yang lainnya mati,” timpal salah satu wartawan cetak lainnya.

Setelah itu Boediono menengok ke arah Seswapres Tursandi Alwi yang berdiri di sebelahnya.

“Pak Seswapres, mereka mau wifi,” tutur Boediono sambil senyum dan mengarahkan pandangannya ke jubir Wapres, Yopie Hidayat.

“Pak Yopie itu punya duit,” imbuh mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini yang kontan disambut riuhan tawa seisi ruangan.

Tidak lama Boediono berada di press room, hanya sekitar 1 menit. Dia lalu mengucapkan terima kasih dan meninggalkan ruangan.

Saat berbuka bersama, Boediono memberikan kesan di depan para wartawan, dan segenap pegawai di lingkungan Setwapres.

“Waktu begitu cepatnya berlalu. Ini sudah hampir satu tahun. Kira-kira sepuluh bulan, tapi seakan-akan itu pertemuan pada hari pertama bulan Oktober itu seperti baru kemarin saja baru kemarin saja,” kata dia.

Boediono mengatakan, sejak ia menduduki kursi RI 2, banyak dinamika yang terjadi. Dinamika itu termasuk dalam hal politik yang berhembus kencang ke pihaknya pada awal tahun 2010 ini. Namun, semua itu kini telah dapat dilewati dengan baik.

“Saya ingin sampaikan terimakasih telah dampingi saya selama beberapa waktu ini. Saya hargai hasil kerja saudara bersama saya. Mudah-mudahan saja nanti masih bisa kita bersama-sama dengan hasil terbaik bagi bangsa,” ucap Boediono.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
SOCIAL KITCHEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…