Jumat, 27 Agustus 2010 00:33 WIB Boyolali Share :

Tim tidak bisa bawa jasad yang diduga Siti Aminah

Boyolali (Espos)–Tim dari petugas Polres Sujoharjo yang mengkeler jagal Kartasura, Yulianto tidak bisa membawa jasad yang diduga Siti Aminah, bekas pacar Yulianto yang dihabisi sekitar tahun 1991 silam.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Suharyono mengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan jasad yang diakui tersangka telah dihabisi tahun 1991 silam.

“Di lokasi yang ditunjukkan tersangka telah tertimbun letusan Gunung Merapi tahun 2006 silam. Sehingga sangat sulit untuk pengambilan jasad,” ujar Kapolres kepada wartawan, Kamis.

Ditambahkan Kapolres, jika harus dilakukan penggalian, diperlukan alat berat. Hal ini, diakuinya, sangat sulit, karena medan yang sangat terjal dan tidak mungkin membawa peralatan yang cukup banyak.

“TKP yang ditunjuk sesuai dengan pengakuan tersangka sangat susah karena tanah sudah mengeras dan harus menggunakan alat kalau melakukan penggalian,” tambah dia.

fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…