Jumat, 27 Agustus 2010 16:02 WIB News Share :

Pansel KPK
DPR wajib pilih Bambang atau Busyro

Jakarta — Panitia seleksi (Pansel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menyerahkan nama Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto kepada Presiden SBY. Anggota DPR diminta wajib memilih mereka.

“Mereka wajib memilih yang diajukan oleh presiden, DPR wajib memilih itu,” kata anggota pansel, MH Ritonga, saat dihubungi detikcom, Jumat (27/8).

Dengan kata lain, Ritonga memastikan, tidak akan memilih ada nama lagi selain Bambang atau Busyro yang bakal menjadi calon pimpinan KPK. Kewajiban DPR ini, lanjut Ritonga, sudah tertuang di dalam UU 30 Tahun 2002.

“Tidak ada lagi nama lain di luar calon itu,” ujar Ritonga.

Menurut Ritonga, kedua calon itu juga tidak mungkin lagi mundur di tengah jalan. Dalam wawancara kemarin, Bambang dan Busyro sudah meneken pernyataan tidak akan mundur dari pencalonan.

“Mereka berdua dipastikan tidak akan mundur karena pas wawancara kan disuruh nulis pernyataan untuk tidak mundur,” kata Ritonga.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…