Jumat, 27 Agustus 2010 14:12 WIB News Share :

Ditjen Pajak tambah pegawai hingga 40.000 orang

Jakarta–Direktorat Jenderal Pajak targetkan pencapaian 40.000 pegawai pajak pada 2014. Pasalnya, saat ini, jumlah pegawai pajak belum ideal dengan jumlah penduduk Indonesia.

Direktur KITSDA Ditjen Pajak Wahju Karya Tumakaka menyatakan jika dibandingkan dengan Jepang, perbandingan antara pegawai pajak dengan jumlah penduduk cukup tinggi.

Di Jepang, jumlah pegawai pajak sebanyak 80.000 padahal jumlah penduduknya hanya 120 juta orang. Sedangkan, di Indonesia jumlah pegawai pajak baru 32.000 dengan jumlah penduduk 239 juta. Dengan begitu, perbandingan di Jepang hanya 1:2.500, sedangkan di Indonesia 1:5.000.

“Saya kira belum ideal. Perbandingannya tinggi,” ujar Wahju saat ditemui di Media Center Ditjen Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (27/8).

Untuk itu, lanjut Wahju, Ditjen Pajak berniat menargetkan pegawai pajak menjadi 40.000. Untuk Auditor pajak yang saat ini hanya berjumlah 4.500 direncanakan hingga tahun 2014 menjadi 8.000 pegawai.

“Jadi ditambah pegawai baru dengan pengurangan pegawai yang pensiun dan keluar, totalnya 40.000 pada 2014,” ujarnya.

Penambahan tersebut juga harus disertai dengan pengembangan kompetensi serta pelaksanaan program PINTAR pada 2014. Untuk tahun ini, Ditjen Pajak akan menerima sekitar 2.250 pegawai baru.

“Kita mau wawancara sekitar 2.500 pegawai baru untuk tahun ini. Biasanya 90% bisa diterima,” tandasnya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…