Jumat, 27 Agustus 2010 14:58 WIB News Share :

Bambang Soesatyo
Pemerintah ingin menggolkan Busyro

Jakarta–Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo sudah memprediksi jika yang akan lolos seleksi pimpinan KPK adalah Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto (BW).

Pemerintah ‘memasang’ Busyro dan BW, karena tahu BW resisten di DPR, sehingga Busyro akan melenggang mulus.

“Jagoan pemerintah sangat banyak. Awalnya Jimly, tapi setelah tahu ada apa antara Jimly dan pemerintah, akhirnya tidak jadi kesepakatan. Dalam tanda petik, pemerintah sekarang mendorong Busyro,” terang Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (27/8).

Bambang memprediksi, pemerintah sengaja mengajukan Busyro dan BW, karena tahu jika BW sangat resisten di DPR. Sehingga, Busyro akan mudah lolos sebagai pimpinan KPK.

“Kenapa strateginya Busyro dan BW, karena pemerintah akan menggolkan Busyro. Pemerintah tahu Bambang memiliki resistensi di DPR,” cerita orang Golkar ini.

Namun, menurut Bambang, DPR tidak akan terpancing dengan strategi pemerintah. Bagi Komisi III, kedua orang itu baik, dan hanya perlu meminta komitmennya saja untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

“Kami akan memilih yang berani mati. Bisa saja BW, kalau memang dia lebih berani dari Busyro. Bisa juga Busyro, karena mungkin saja Busyro akan membelot pada pemerintah,” jelasnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…