Kamis, 26 Agustus 2010 17:36 WIB Hukum Share :

Miras oplosan, korban tewas menjadi 14 orang

Jakarta — Korban tewas dari minuman keras (Miras) oplosan warung jamu milik Sarimin terus berjatuhan. Korban kini mencapai 14 orang.

“Sampai saat ini korban jadi 14 orang. Hari ini tambah satu di luar yang kita data, almarhum tidak pernah dirawat di rumah sakit,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Nurdi Setiadji, di Jakarta, Kamis (26/8).

Menurut Adji, Rabu (25/8) kemarin, satu korban tewas atas nama Muhamad Yusuf sedangkan korban hari ini bernama Stefanus. Menurut Adji, masih ada beberapa korban lagi yang sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit. “Masih ada empat orang yang dirawat dirumah sakit,” jelasnya.

Adji menambahkan, Polres Jakarta Selatan dalam waktu dekat ini akan segera melakukan operasi Miras. “Minggu depan akan dilakukan operasi. Sasarannya pengoplosan miras secara manual,” tukasnya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…