Kamis, 26 Agustus 2010 15:21 WIB Karanganyar Share :

Makanan berperwarna tekstil beredar di Karanganyar

Karanganyar (Espos)–Inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar di Pasar Palur, Kamis (26/8), menemukan ratusan bungkus ceriping singkong dan kerupuk tapioka menggunakan pewarna tekstil jenis rodhamin B.

Kepala Dinkes Kabupaten Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, melalui Kasi Kefarmasian dan Napza, Anik Dwiyanti, menyebutkan makanan berpewarna tekstil umumnya merupakan produk industri rumah tangga (PIRT).

Selain ratusan bungkus kerupuk dan ceriping singkong, tim Sidak Pemkab Karanganyar juga mendapati satu dus margarin kedaluwarsa saat menggelar razia di pasar yang sama.

“Margarinnya satu dus, berisi 24 bungkus, semua sudah kedaluwarsa. Tetapi yang disita hanya satu dan 23 lainnya diperintahkan untuk segera ditukarkan dengan yang baru sebelum dijual,” ungkapnya ditemui wartawan seusai pelaksanaan Sidak bersama instansi lain terkait, kemarin, di Kantor Dinas Kesehatan setempat.

Anik menjelaskan, pewarna rodhamin B yang umum dimanfaatkan untuk pewarna produk tekstil berbahaya karena berifat karsinogenik. Namun terkait efek yang ditimbulkan, dia mengatakan hal itu sangat tergantung jumlah serta jangka waktu seseorang mengonsumsi Rodhamin B. Menurutnya, semakin banyak dan lama zat itu dikonsumsi, risiko terkena kanker akan kian besar, terlebih jika ada faktor keturunan.

“Itu sebabnya kami meminta masyarakat berhati-hati. Pasalnya tak hanya Rodhamin B, ada dugaan makanan-makanan tertentu mengandung formalin meski sejauh ini belum ada temuan,” ujarnya. Disampaikan, makanan berpewarna tekstil memiliki ciri warna menyolok, sedang makanan berformalin berwarna mengkilat, lebih tahan lama, mempunyai tingkat kekenyalan tinggi untuk mie, dan tidak dihinggapi lalat.

try

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

SOLOPOS HARI INI
Sistem Kerja Densus Tipikor Hingga Pembangunan Pasar Klewer Timur

Halaman utama Harian Umum Solopos hari ini, Selasa (17/10/2017), memberitakan tentang pola kerja Densus Tipikor. Solopos.com, SOLO – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menjelaskan tentang sistem kerja Detasemen Khusus (Densus) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Densus terbaru itu akan mengadaptasi sistem…