Kamis, 26 Agustus 2010 15:26 WIB News Share :

Kapolda Jateng
Jumlah korban kemungkinan 6 orang

Semarang –– Korban pembunuhan berantai di Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan pelaku Yulianto diduga kuat lebih dari 4 orang. Dari petunjuk yang didapatkan polisi, korban dimungkinkan berjumlah 6 orang.

Kapolda Jateng Irjen Edward Aritonang mengatakan, polisi mendapatkan petunjuk adanya orang hilang di Sukoharjo dan sekitarnya. Saat ini, laporan itu tengah ditelusuri keterkaitannya dengan aksi kriminal Yulianto. Dimungkinkan keduanya juga dibunuh dukun pijat itu.

“Kita lihat saja nanti. Yang jelas, kami berusaha keras mengurai lebih jauh,” katanya usai bertemu Gubernur Jateng Bibit Waluyo di kantor gubernur, Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (26/8).

Edward mengaku memang belum menyimpulkan bertambahnya jumlah korban pembunuhan berantai itu. Namun indikasi ke arah sana, ada. Pasalnya, informasi yang disampaikan pelaku bisa saja terus berkembang.

Lebih lanjut, Erward menambahkan polisi telah memeriksa kondisi psikologis pelaku. “Sudah kami periksa. Sejauh ini masih normal,” katanya.

Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini berharap masyarakat membantu tugas kepolisian dengan melaporkan jika anggota keluarga yang hilang. Dengan demikian, kasus yang cukup menggegerkan ini segera terungkap. “Beri kami waktu untuk bekerja keras,” pungkasnya.

dtc/nad

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…