Kamis, 26 Agustus 2010 01:09 WIB Pendidikan Share :

Jumlah PAUD di Solo masih kurang

Solo (Espos)--Jumlah lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di Solo masih kurang.

Jika mempertimbangkan jumlah penduduk Solo yang mencapai angka 500.000 orang, idealnya ada 300 PAUD. Tapi yang ada baru 125 PAUD.

Kepala Seksi Kesetaraan dan PAUD, Drs Waliyono MM, mengharapkan agar muncul pos-pos PAUD yang dikelola oleh ibu-ibu PKK secara sukarela.

Menurutnya PAUD sangat diperlukan karena terbukti anak-anak yang mengenyam pendidikan sejak dini, akan lebih berkualitas, dibandingkan anak-anak yang langsung mengenyam pendidikan dasar.

Waliyono menjelaskan PAUD dibagi dua, yakni PAUD nonformal bagi anak usia 0-4 tahun dan PAUD formal untuk anak usia 5-6 tahun.

PAUD anak usia 0-4 tahun terdiri dari kelompok bermain, taman penitipan anak dan pos PAUD. Sedangkan PAUD anak usia 5-6 diperuntukkan bagi siswa TK.

“Jumlah kelompok bermain saat ini ada 200-an dan yang sudah berijin ada 125, TPA sebanyak 20 dan pos PAUD ada 85,” urainya saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Rabu (25/8).

ewt

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…