Kamis, 26 Agustus 2010 12:45 WIB News Share :

Chaerul Rasyid
KPK rusak karena arogan

Jakarta— Kandidat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Chaerul Rasyid punya penilaian sendiri terhadap lembaga antikorupsi ini. Lantas, apa kata mantan Kapolda Jawa Tengah ini?

“Polisi lahir sudah sejak lama. KPK anak baru lahir, lupa semuanya, sombong, arogan,” ujar Chaerul saat menjalani tahap wawancara di ruang Pengayoman, Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Kamis (26/8).

KPK menurut mantan Kapolda Jateng ini, sebetulnya tidak perlu membabi buta dalam menangani berbagai kasus korupsi. Tapi justru harus meningkatkan koordinasi dengan berbagai lembaga penegak hukum lainnya.

Lalu bagaimana kalau ia terpilih sebagai ketua KPK, apa yang akan dilakukannya? Ternyata tidak jauh-jauh dari institusinya. Ia akan mengusut tuntas kasus rekening gendut yang melibatkan perwira tinggi Polri. “Kita siap usut, Pak,” katanya.

Dia menegaskan siapapun yang melanggar hukum di republik ini harus ditindak, apalagi korupsi. Tapi, dia memberikan catatan khusus jika hendak mengusut korupsi di instansi kepolisian. “Instansi yang telah membesarkan saya, ada tata caranya.”

Maksudnya, jelas Chaerul, kepolisian itu memiliki harga diri. “Kalau pimpinan KPK tiba-tiba menghantam masalah ini, apa kata adik-adik (junior di kepolisian). Mentang-mentang jadi ketua KPK main hantam saja. Kita harus kerja sama.”

Namun, dia meminta agar tidak menyamaratakan perilaku korup sebagian oknum dengan seluruh anggota Polri. “Saya cinta dengan institusi Polri. Ini oknum, akan ditindak. Kalau kita lihat anggota polisi di lapangan, kasihan. Jangan disamaratakan,” katanya.

Seleksi wawancara ini dilakukan secara terbuka untuk menjaring calon pengganti Antasari Azhar. Calon pertama yang menjalani seleksi ini adalah aktivis antikorupsi, Bambang Widjojanto.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
PT. Monang' Sianipar Abadi ( MSA KARGO ), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…