Kamis, 26 Agustus 2010 22:01 WIB Boyolali Share :

2.719 Warga belum bebas buta aksara

Boyolali (Espos)–Sekitar 2.719 warga di Boyolali belum menuntaskan program bebas buta aksara. Pendidikan Luar Sekolah (LPS), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Boyolali menargetkan 2011 mendatang warga buta aksara selesai tergarap.

“Untuk 2010 ini, 2.719 warga buta aksara selesai tergarap. Dan 2011 mendatang, ditargetkan tidak ada lagi warga yang tidak mampu membaca atau menulis,” jelas Kasi LPS, Disdikpora Boyolali, Tri N saat dijumpai Espos, Kamis (26/8), di kantornya.

Dia menambahkan, warga yang masih berupaya mengikuti program bebas buat aksara tersebut merupakan warga berusia 45 tahun ke atas. Sedangkan warga yang berusia produktif, yakni usia 15-45 tahun, telah bebas buta aksara. “Pada 10 April 2008, Kabupaten Boyolali telah bebas buta aksara, khususnya pada warga yang berusia produktif. Dan sekitar 2.719 orang itu tahun ini ikut program Jaring Garap (Jaga),” jelas Tri.

Lebih lanjut dia menerangkan, program Jaga merupakan tindak lanjutan bagi warga yang belum menuntaskan tahapan pendidikan keaksaraan tingkat dasar. Mereka mendapatkan binaan dan dibagi dalam kelompok-kelompok. Pembinaan untuk menuntaskan tahap dasar dan usaha mandiri itu antara lain dilakukan kelompok pemberdayaan masyarakat, tim penggerak PKK, dan para sukarelawan.

hkt

lowongan pekerjaan
Kami Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Kementerian Riset Teknologi dan…