25kapolri.dlm
Rabu, 25 Agustus 2010 19:53 WIB News Share :

Publik berhak tahu sakit Kapolri

Jakarta--Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri (BHD) cuti selama seminggu karena sakit.

Namun belum ada kejelasan sakit apa yang diderita Kapolri sehingga menimbulkan isu liar. Padahal, publik sebenarnya berhak tahu sakit apa yang diderita Kapolri.

“Karena Kapolri pejabat publik, ya publik berhak bertanya,” ujar Ketua Komisi Informasi Publik, Alamsyah, kepada detikcom, Rabu (25/8).

Menurut Alamsyah, kendati publik berhak menanyakan, namun Kapolri berhak untuk tidak menjawab.

“Ini sama saja dengan wawancara, mereka boleh menjawab boleh juga tidak,” ucapnya.

Namun jika karena tidak menjawab, lalu berkembang spekulasi di masyarakat, maka risiko harus ditanggung oleh si pejabat publik.

Sebelumnya, Kabid Penerangan Umum (Penum) Mabes Polri Kombes Pol Marwoto Soeto mengatakan, pejabat di Mabes Polri belum tahu sakit yang diderita oleh Kapolri. Sebab, tidak ada pejabat di Polri yang berani menanyakan.

“Kita belum tahu sakitnya apa, kita nggak berani tanya,” ujar Marwoto.

dtc/nad

lowongan kerja
lowongan kerja Homeschooling Kak Seto Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…