25milan
Rabu, 25 Agustus 2010 11:51 WIB Sport Share :

Milan masih seperti yang dulu

Jakarta--Musim berubah, tahun berganti dan banyak klub berbenah jelang datangnya roda kompetisi Seri A 2010/2011.

Kondisi yang tak banyak mempengaruhi AC Milan, yang masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

Mendatangkan pemain dengan status bintang ke San Siro adalah salah satu bentuk perubahan yang paling ditunggu Milanisti kini.

Saat tetangganya Inter Milan bergelimang gelar juara, manajemen Rossoneri terlihat bergeming dengan kondisi tersebut.

Tak ada pembelian besar dilakukan Diavolo Rosso di musim panas ini, padahal mereka membutuhkannya untuk bisa bersaing dengan Nerazzurri.

Marco Amelia dan Kevin Prince Boateng yang  menjadi transaksi terpenting Milan, itupun keduanya didatangkan dengan status pinjaman.

Skuad Milan kini cukuplah mumpuni untuk bisa bersaing di papan atas Seri A. Tapi dengan jadwal padat Liga Champions dan komperisi Coppa Italia, Milan jelas harus punya lebih banyak pemain dengan kemampuan merata di atas lapangan maupun di bangku cadangan.

Saat dipecundangi Manchester United di Liga Champions musim kemarin, Milan menunjukkan betapa mereka tak punya kapasitas untuk bisa bersaing di kompetisi papan atas Eropa itu.

“Milan tak punya pemain dengan kelas untuk berlaga di Liga Champions,” tulis media Italia saat itu.

Sayangnya kondisi tersebut tak banyak berubah di jelang datangnya musim 2010/2011, yang akan dimulai akhir pekan ini. Bakal sulitnya jalan Milan di Seri A terindikasi dari hasil beberapa laga pramusim.

Alessandro Nesta dkk kalah dari tim antah berantah bernama Varese. Di Emirates Cup mereka juga cuma jadi juru kunci setelah bermain imbang 1-1 dengan Arsenal dan Olympique Lyon.

Kemenangan memang sempat didapat atas Panathinaikos   dan Juventus (Trofeo Tim), namun keduanya melewati jalur adu penalti.

Toh, Diavolo Rosso kemudian balas ditumbangkan Bianconeri, juga lewat adu penalti, di ajang Piala Berlusconi. Kekalahan lain Milan adalah atas Inter Milan di Tofeo Tim.

Masalah Milan berpotensi bertambah mengingat mereka harus beradaptasi dengan pelatih baru, Massimiliano Allegri. Jika melihat laga ujicoba di atas, sejauh ini pria 43 tahun mantan pembesut Cagliari itu belum bisa menunjukkan hasil kerja yang diinginkan.

Satu hal baik yang dibawa Allegri adalah keberanian dia untuk mencoba pemain-pemain muda. Di beberapa laga ujicoba pramusim kemarin dia sempat menurunkan Rodney Strasser, Alexander Merkel dan Simone Verdi, yang terbukti tak tampil buruk dan cukup menjanjikan.

Padahal manajemen Milan masih melakukan kebiasaan lamanya dengan mendatangkan pemain tua (dan murah) seperti Mario Yepes (34 tahun) dan Ferdinando Coppola (32 tahun).

Peremajaan skuad sepertinya akan benar-benar terjadi di Milan musim ini. Setidaknya mereka sudah membuang beberapa pemain seniornya seperti Dida dan Giuseppe Favali.

Tapi tantangan besar Allegri tak cuma dari klub-klub pesaingnya di Seri A. Di dalam rumah sendiri dia harus pintar-pintar meracik strategi dengan Silvio Berlusconi yang ikut merecoki. Kondisi yang sudah lama terjadi di Milan dan jelas akan mengganggu kinerja tim.

Tak banyak perubahan dilakukan manajemen Milan mungkin terkait target mereka di musim yang akan segera dimulai. Adriano Galliani beberapa pekan lalu sempat berucap kalau posisi tiga jadi incaran Milan.

dtc/nad

lowongan kerja
lowongan kerja Graha Printama Selaras (GPS), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Bukan Penerus Sastra Jawa Modern

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (22/7/2017). Esai ini karya Bisri Nuryadi, seorang guru Bahasa Jawa dan pembaca setia Rubrik Jagad Jawa Solopos. Alamat e-mail penulis adalah bisrinuryadi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Wong Jawa patut berterima kasih kepada Ki Padmasusastra (1843-1926), bapak…