Rabu, 25 Agustus 2010 16:09 WIB News Share :

Mega pertanyakan pembelaan proses hukum bagi WNI di Malaysia

Jakarta–Megawati Soekarnoputri mempertanyakan upaya pembelaan seperti apa yang sudah Pemerintah RI lakukan terhadap WNI yang terjerat pidana di Malaysia.

Sebab pada kenyataannya para WNI itu masih terancam hukuman mati.

“Pemerintah membuat pembelaan seperti apa? Selalu dibilang sudah membela, tetapi faktanya kosong,” kata Mega di Kantor DPP PDIP, Jl Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (25/8).

Di dalam kesempatan pembukaan rapat koordinasi bidang Pemuda dan Olah Raga PDIP itu, Ketum DPP PDIP ini menegaskan bahwa Malaysia mempunyai aturan hukum yang harus dihormati Indonesia pula.

Tetapi menurut dia, tidak seharusnya pemerintah begitu saja menyerah dalam memberi perlindungan kepada WNI.

“Tentu di sana punya hukum sendiri, tetapi bukan berarti kita menyerah begitu saja,” kecam mantan Presiden RI ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada 177 orang WNI menjalani proses hukum di Malaysia atas perbuatan mereka melakukan pembunuhan dan perdagangan narkoba yang ancaman sanksi maksimalnya adalah hukuman mati.

Ada 3 orang di antaranya sudah dijatuhi vonis hukuman mati dan saat ini sedang dalam proses grasi.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…