Rabu, 25 Agustus 2010 16:41 WIB News Share :

Izin penggunaan Senpi pribadi tak dikeluarkan lagi

Jakarta–Mabes Polri telah mengeluarkan edaran untuk tidak lagi memberikan izin penggunaan senjata api (Senpi) untuk keperluan pribadi. Keputusan ini diambil mulai bulan Agustus 2010.

“Penggunaan senjata bisa untuk bela diri asal berada di bawah standar organik Polri. Tapi izin itu per Agustus sudah tidak dapat dikeluarkan lagi,” ujar Kabid Penum Mabes Polri, Kombes Pol Marwoto Soeto, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (25/8).

Menurut Marwoto, untuk senjata yang beredar di masyarakat sekarang, izinnya belum kadaluarsa karena masa berlaku izinnya untuk satu tahun. Dari data yang ada pada polisi belasan ribu senjata saat ini masih berada di tangan masyarakat sipil. “Jumlah sampai Agustus sebanyak 17.983 pucuk dan satpam 4.699 pucuk,” jelas Marwoto.

Marwoto menambahkan, Jenis senjata api non-organik yang diizinkan digunakan masyarakat untuk membela diri adalah pistol dan revolver kaliber 25, 32, dan 22. Izin yang masih diberikan hanya untuk orang sipil yang berprofesi untuk menjaga keamanan.

“Kalau izin tidak dikeluarkan lagi. Kalau pun masih ada, itu untuk institusi seperti satpam atau penjaga LP,” tukas Marwoto.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…