Rabu, 25 Agustus 2010 01:00 WIB Boyolali Share :

Harga tembakau kering melonjak 50%

Boyolali (Espos)--Harga tembakau kering mengalami kenaikan sekitar 50% dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan harga tembakau itu diperkirakan karena stok yang menipis.

Salah satu pedagang tembakau kering, Ahmad Munir Haryono saat ditemui Espos, Selasa (24/8), di Kecamatan Wonosegoro menyatakan harga tembakau kering saat ini mencapai Rp Rp 70.000 per kg.

Padahal pada beberapa waktu lalu, lanjutnya, harga tembakau kering masih berkisar Rp 35.000-Rp 45.000 per kg.

“Banyak petani tembakau yang juga gagal panen, dan stok ke pabrik menjadi menipis,” terang Ahmad Munir.

Dia melanjutkan, sebagian petani tembakau mengalami gagal panen karena cuaca buruk. Biasanya, petani yang bisa memanen tembakau basah sekitar 4 ton hanya panen sekitar 15 kuintal.

“Banyak petani tembakau yang hasil panennya menurun hingga 40% karena cuaca buruk. Saya sendiri mengambil tembakau basah dari Ampel dan Semarang untuk dikeringkan,” jelas Ahmad.

hkt

lowongan kerja
lowongan kerja CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Masa Depan Keroncong

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (27/7/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, peserta Program Doktor di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo yang sedang menyusun disertasi tentang estetika keroncong karya Gesang. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Festival musik…