Rabu, 25 Agustus 2010 19:05 WIB Boyolali Share :

Antisipasi kelangkaan, pasokan gas elpiji ditambah

Sukoharjo (Espos)–Pasokan gas elpiji untuk warga Kota Makmur ditambah menjadi 39.000 ton sehari selama Ramadan hingga Lebaran nanti.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Bidang (Kabid) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Sadewo Suharto ketika dijumpai Rabu (25/8). Semula atau pada hari-hari biasa, Dewo mengungkapkan, pasokan gas elpiji per hari di Kota Makmur hanya 36.000 ton per hari. Sedang jumlah tabung gas tiga kilogram (Kg) yang beredar setiap hari sebanyak 12.000 unit.

“Yang meminta penambahan kuota gas elpiji selama Ramadan adalah Hiswana Migas setelah berkoordinasi dengan Disperindag. Hiswana selanjutnya meminta penambahan dari Pertamina. Usulan penambahan pasokan gas elpiji itu dilatarbelakangi untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi kelangkaan selama puasa hingga Lebaran nanti,” tuturnya.

Disinggung mengenai harga gas tabung elpiji tiga Kg, Dewo menjelaskan, sampai sekarang masih stabil. “Gas elpiji tiga Kg harganya saat ini masih stabil. Untuk harga eceran tertinggi (HET) masih Rp 12.750 per unit. Sedang di pasaran atau harga eceran biasanya mencapai Rp 14.000 per tabung. Harga ini sama dengan harga gas sebelum  bulan puasa sehingga pantauan kami di lapangan harga gas memang cenderung stabil,” paparnya.

aps

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…