Selasa, 24 Agustus 2010 13:11 WIB Solo Share :

Pejabat Pemkot dilarang terima parcel

Solo (Espos)–Larangan bagi kalangan pejabat untuk menerima parcel atau bingkisan dari para koleganya saat menjelang perayaan Lebaran, hingga tahun 2010 ini masih tetap diberlakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Budi Suharto ketika ditemui wartawan di Balaikota Solo, Selasa (24/8). “Larangan untuk menerima parcel atau bingkisan Lebaran bagi kalangan pejabat memang tidak ada aturannya. Namun hal itu sudah menjadi komitmen kami selama ini. Bagi para pejabat, termasuk saya, terlarang untuk menerima parcel atau bingkisan Lebaran dari para kolega. Sehingga bila ada kiriman parcel atau bingkisan ke rumah, meskipun itu diberikan atas nama isteri atau suami pejabat yang bersangkutan, ya sebaiknya dikembalikan saja lah,” tandasnya.

Hal senada ditegaskan Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi). Larangan tersebut, lanjut dia, diperuntukkan kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkot. “Bila ada yang mendapat parcel atau bingkisan dari kolega-koleganya, lebih baik dikembalikan. Akan lebih baik mereka yang mengirimkan parcel atau bingkisan Lebaran itu memberikan sedekah kepada masyarakat bawah ketimbang memberi parcel ke pejabat,” tandas Jokowi.

sry

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…