Selasa, 24 Agustus 2010 21:36 WIB Boyolali Share :

Masyarakat Rejosari diminta berembug

Boyolali (Espos)–Masyarakat di Rejosari, Karanggeneng, Boyolali diminta untuk berembug terlebih dahulu terkait kontribusi dari Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE) PT Kaosa Rasmi Scada.

Kuasa hukum SPPBE PT Kaosa Rasmi Scada, Tukinu SH mengatakan pihak pengelola menyatakan tidak akan lepas tanggung jawab untuk memberikan kontribusi kepada warga di sekitar SPPBE.

“Kami siap untuk bertanggung jawab terkait kontribusi itu,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (24/8).

Ditambahkan Tukinu, kliennya merupakan pemilik baru perusahaan tersebut. Sehingga, tidak tahu adanya kesepakatan dengan tiga RW yakni RW XII, I dan III tentang pemberian kontribusi.

“Terus terang kesepakatan itu dibuat pada saat pendirian perusahaan. Sedang saat ini perusahaan itu sudah dijual dan berganti pemilik,” papar dia.

fid

PT. ABRAR TUJUH BERSAUDARA ISLAMI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pelajaran dari First Travel

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (18/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Ditangkap dan ditahannya Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata (First…