Selasa, 24 Agustus 2010 14:01 WIB Sragen Share :

Genjot target, PG Mojo ajukan izin dispensasi

Sragen (Espos)--Untuk menggenjot target produksi gula sebanyak 27.576 ton gula pada tahun ini, manajemen Pabrik Gula (PG) Mojo mengajukan izin dispensasi untuk 425 unit armada truk tebu.

Pengajuan izin itu menyusul adanya larangan operasi bagi kendaraan angkutan berat mulai H-7 menjelang Lebaran.

Administratur PG Mojo Sragen, Dony Sadono saat ditemui wartawan, Selasa (24/8), mengungkapkan, pengajuan izin dispensasi ke Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) sudah diproses.

Kebutuhan angkutan tebu untuk kebutuhan produksi tebu di PG Mojo, terangnya, mencapai 425 unit truk. Jika tidak mendapatkan izin dipensasi, lanjutnya, maka PG Mojo tidak bisa beroperasi.

“Yang jelas izin dispensasi itu hanya dilakukan bagi truk yang melewati jalan utama. Nanti kami bakal mengarah truk tebu ke jalan alternatif. Dengan fasilitas perizinan dari PG saja, masih banyak petani yang membawa kabur tebunya ke luar Sragen, seperti ke Ngawi dan wilayah lainnya. Perilaku petani itu mengakibatkan target produksi PG Mojo mengalami penurunan,” ujar Dony.

trh

lowongan kerja
lowongan kerja PT. BPR SURYAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…