Selasa, 24 Agustus 2010 18:19 WIB News Share :

Dua relawan PKPU diberangkatkan ke Pakistan

Jakarta–Banjir besar yang melanda Pakistan menimbulkan keperihatinan. Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU pun mengirimkan relawannya untuk berkontribusi meringankan penderitaan korban banjir.

PKPU bergabung di bawah naungan organisasi Indonesia Care For Pakistan yang merupakan gabungan dari berbagai lembaga kemanusiaan tingkat nasional. Indonesia Care For Pakistan ini juga telah melakukan kordinasi dengan Kemenlu, Kemensos, Kemenkokesra, hingga Kedubes RI untuk Pakistan.

Dua relawan PKPU yang siap bertolak ke Pakistan adalah Ir Muhammad Yasin dan Teguh Arief Setiawan. Rencananya mereka akan berangkat besok, Rabu 25 Agustustus siang menggunakan pesawat Cathay.

“Aksi ini dilakukan bekerjasama dengan mitra NGO Internasional, jaringan lokal, serta relawan mahasiswa Indonesia di Pakistan,” ungkap Agung Notowigono selaku Direktur utama PKPU di Kantor PKPU, Jl Raya Pasar Minggu Kav 3 No 49, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (24/8).

Tomy Hendrajati sebagai Direktur Program PKPU menjelaskan kegiatan tersebut adalah bentuk komitmen PKPU sebagai lembaga kemanusiaan untuk membantu warga seluruh dunia yang sedang terkena musibah. Lagipula, Pakistan sebelumnya juga pernah membantu Indonesia ketika terjadi bencana gempa dan tsunami di Aceh dan Yogyakarta.

“Sehingga hal ini juga dapat dijadikan sebagai ajang balas budi kepada mereka,” jelas Tomy.

Tomy menjelaskan, yang menjadi fokus pengiriman bantuan relawan kali ini adalah ‘Live Saving’, untuk mengevakuasi korban-korban yang berasal dari kelompok rentan seperti balita, anak-anak, ibu hamil dan menyusui, serta orang lanjut usia.

Bantuan juga akan diberikan dalam bentuk pembuatan dapur umum untuk mendistribusikan kebutuhan logistik para korban. Para relawan direncanakan berada di Pakistan selama dua bulan. Pelepasan pada hari ini merupakan yang pertama, dan akan menyusul relawan-relawan berikutnya yang total berjumlah 12 orang. Mereka nantinya juga akan dibantu oleh persatuan pelajar dan mahasiswa Indonesia yang ada di Pakistan, yang berjumlah 200 orang.

Melalui pengiriman relawan dan bantuan ini, diharapkan akan memperkuat hubungan Indonesia dengan negara Pakistan. Selain itu PKPUa juga akan memberikan bantuan berupa beberapa solusi efektif untuk penanganan bencana.

“Itu untuk mengantisipasi bila terjadi bencana susulan di Pakistan,” ujar Bram, Deputi Direktur Utama PKPU.

Bram menambahkan, hal yang menarik pada pemberian bantuan saat bencana kali ini adalah momentumnya yang berbarengan dengan bulan Ramadan. “Pemberian bantuan kali ini cukup berbeda ya, karena baik negara kita dan Pakistan keduanya sedang menjalankan ibadah puasa,” imbuhnya.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…