Selasa, 24 Agustus 2010 19:35 WIB Sragen Share :

Dinilai mengganggu, sejumlah pedagang Pasar Bunder ditertibkan

Sragen (Espos)–Lantaran dinilai mengganggu pengguna jalan dan membuat kondisi pasar semrawut, sejumlah pedagang oprokan di Pasar Bunder Sragen ditertibkan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Selasa (24/8).

Para pedagang oprokan diancam direlokasi ke Pasar Bunder bagian selatan, jika tidak mau pindah sendiri.

Sedikitnya ada enam personel Satpol PP yang dipimpin Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Sragen, Sukamto SH MM.

Operasi pedagang oprokan tersebut dilakukan Satpol PP yang berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perpajakan Daerah (DP2D) sejak Sabtu (21/8).

Seorang pedagang oprokan, Yasmi, 58, mengaku enggan direlokasi ke pasar selatan, karena lokasinya harus menyeberang jalan dan sepi pembeli.

trh

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….