Selasa, 24 Agustus 2010 22:59 WIB Solo Share :

100-an sapi di Solo tak divaksin antraks

Solo (Espos)–Sekitar 100 ekor sapi di Kelurahan Mojosongo, Jebres, tak divaksin antraks lantaran persediaan vaksin di Dinas Pertanian (Distan) Solo, telah habis.

Pada tahun 2010 ini Distan mendapat jatah vaksin antraks sebanyak 500 dosis dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Solo. Selain vaksin Distan juga mendapat salep dan obat-obatan untuk pencegahan penyakit antraks.

“Seluruh dosis vaksin sudah kami gunakan untuk sapi di Mojosongo. Tapi berdasar catatan kami ada sekitar 100 sapi yang tak tervaksin lantaran stok sudah habis,” ujar drh Evy Nurwulandari, Kasi Kesehatan Hewan (Keswan) Distan Solo, saat ditemui Espos di kantornya, Selasa (24/8).

Menurut dia, vaksinasi antraks merupakan agenda rutin tiap tahun menggunakan APBD kota. Bila anggaran tak mencukupi, Distan masih bisa meminta pengadaan vaksin tambahan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng).

Namun saat ditanya apakah Distan Solo akan meminta tambahan vaksin menyusul masih adanya 100 sapi yang belum divaksin, Evy mengaku belum memiliki rencana. Pasalnya pelaksanaan vaksinasi di lapangan tak mudah, banyak sapi liar milik warga yang cenderung sulit didekati manusia.

Di sisi lain, Evy melanjutkan, populasi sapi di Mojosongo turun drastis tahun ini menjadi 1.200-an ekor dari sebelumnya 1.679 ekor. Penyebabnya, banyak warga yang tak lagi menjadi peternak sapi lantaran sulit dalam pengadaan pangannya. Dari 1.200-an ekor sapi di Mojosongo, sebagian berasal dari kawasan sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo.

Distan memberikan pengawasan khusus kawasan Mojosongo yang kaya akan sapi, lantaran Soloraya masuk kategori daerah endemis antraks. “Penyakit ini mematikan dan dapat menular melalui udara atau pakan ternak. Penyakit ini juga menular kepada manusia, sangat berbahaya,” tegas dia.

kur

SOLO BAKERY, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Jangka Kamardikan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (15/8/2017), karya Bandung Mawardi dari Bilik Literasi. Alamat e-mail bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Setahun setelah peristiwa bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terbit buku berjudul Djangka Djajabaja Sempoerna dengan Peristiwa Indonesia Merdeka garapan…