Senin, 23 Agustus 2010 09:11 WIB News Share :

Wartawan Ambon salat gaib untuk Ridwan

Ambon–Puluhan wartawan melaksanakan salat gaib di perempatan Jalan Ayapati, Ambon, Maluku, Senin (23/8), mendoakan almarhum Ridwan Salamun, wartawan SUN TV yang tewas dalam tugas jurnalistik.

“Kita mendoakan almarhum mendapat tempat yang layak, dan meminta kepada Tuhan agar tidak ada lagi kekerasan terhadap wartawan,” kata Saleh, salah satu sahabat korban, Senin.

Setelah salat gaib, dilanjutkan dengan aksi simpati di jalan, dengan membagi-bagikan selebaran kepada masyarakat mengimbau untuk melindungi wartawan saat melakukan peliputan.

“Tidak hanya itu, kami juga mendesak Kapolda Maluku mengungkap, menangkap serta memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku pembunuh Ridwan Salamun,” ujarnya.

Ridwan Salamun alias Iwan Dzaki, koresponden SUN TV tewas di Kota Tual, Provinsi Maluku, saat meliput insiden bentrok antara warga kompleks Banda Ely dan warga Dusun Mangun, Desa Fiditan, Kita Tual, Maluku Tenggara, Sabtu, 21 Agustus 2010 pagi.

Saat itu, Ridwan tengah meliput aksi pembakaran yang dilakukan kelompok tersebut terhadap salah satu rumah warga di perbatasan Desa Tual.

Malang, kelompok pemuda yang sedang kalap tersebut justru berbalik menyerang Ridwan. Nyawa Ridwan tak tertolong saat akan dibawa ke rumah sakit.

Saat ini, polisi masih menyelidiki para pelaku penganiayaan itu. “Kami akan tetap selidiki sampai diketahui siapa pelaku pemuda yang menyebabkan tewasnya wartawan itu,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Iskandar Hasan.

vivanews/rif

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…