23ba'asyir
Senin, 23 Agustus 2010 13:05 WIB News Share :

Pembajakan situs bebaskan Ba'asyir ada niat khusus

Jakarta--Pembajakan situs untuk menuntut pembebasan Abu Bakar Ba’asyir bukan penyampaian pesan yang biasa.

Upaya itu juga sebagai ajang memperlihatkan kemampuan di dunia maya.

Pengamat terorisme Al Chaidar menilai munculnya halaman itu untuk mengekspresikan pembelaan terhadap ustad mereka. Selain itu juga sebagai ajang untuk memperlihatkan kemampuan di dunia maya.

“Itu bukan sekadar ajang biasa, sekaligus juga sebagai pengabdian terhadap ustad mereka,” katanya seperti dilansir inilah.com, Senin (23/8).

Al Chaidar mengatakan munculnya tindakan menghack situs seperti itu ada niat khusus, dan bukan niat biasa yang disamarkan.

Jika disamarkan, maka biasanya pelaku terorisme akan mengerjakannya dengan jauh lebih serius. Niat yang disamarkan itu termasuk untuk mendirikan negara Islam.

Al Chaidar menambahkan, bagi teroris lapangan perang itu cukup luas dan terdapat di mana-mana dan menurut mereka semua medan itu harus dikuasai.

“Mereka boleh dikatakan pemimpin-pemimpin perang yang well-informed (banyak pengetahuan di berbagai bidang) dan banyak di antara mereka ulama-ulama tradisional,” katanya.

inilah/nad

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
ISI Bukan Kampus Zombi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (23/8/2017). Esai ini karya Aris Setiawan, dosen di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah segelas.kopi.manis@gmail.com Solopos.com, SOLO — Institut Seni Indonesia (ISI) Solo segera dipimpin rektor baru. Rektor Sri Rochana Widyastutieningrum…