Senin, 23 Agustus 2010 15:33 WIB Wonogiri Share :

Pasangan Di-An siapkan Jurkam dan 4.694 saksi

Wonogiri (Espos)–Tim kampanye pasangan H Sutadi-Hj Paryanti (Di-An) segera menggelar Rakor guna mempersiapkan masa kampanye Pilkada Wonogiri, 16 September mendatang. Juru kampanye (Jurkam) tingkat lokal hingga nasional telah disiapkan guna mendongkrak pasangan itu menjadi Wonogiri 1 dan 2.

Selain itu, tim kampanye Di-An juga telah menyiapkan sedikitnya 4.694 saksi. Para saksi itu akan ditempatkan secara berjenjang mulai dari tempat pemungutan suara (TPS) hingga tingkat kabupaten atau KPU Wonogiri. Pasangan Di-An juga berharap Pilkada digelar satu putaran untuk kemenangan pasangan calon yang diusung Partai Golkar dan 13 Parpol nonparlemen.

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPD Partai Golkar (PG) Wonogiri, Edy Santoso saat menerima rombongan SOLOPOS di Kantor DPD PG Wonogiri, Senin (23/8). Rombongan SOLOPOS dipimpin Redpel SOLOPOS Anton W Prihantono didampingi manager sirkulasi dan kehumasan, Amir Tohari, manajer iklan Wahyu Widodo dan dua redaktur, Syifaul Arifin dan Bambang Aris S.

Sedang dari tim kampanye Di-An selain pasangan Cabup-Cawabup H Sutadi dan Hj Paryani serta Edy, juga hari Hj Endang Maria, Sri Hardono, Soefi Hartoyo, Yuliawan Agung. Silaturahmi berjalan akrab dan santai.

Lebih lanjut Edy, menjelaskan di setiap TPS akan dipasang dua saksi. “Secepatnya Rakor dengan PK (Pimpinan Kecamatan), PD/PL (Pimpinan Desa/Pimpinan Kelurahan) digelar dan saksi-saksi ditunjuk oleh strukutral partai. Sebelum turun, para saksi akan diberi pembekalan teknis. Selain itu, kami juga akan mengadakan perhitungan cepat quick count.”

Sementara Redpel SOLOPOS, Anton W Prihantono menyatakan kalau SOLOPOS akan berada dimana-mana. “Tidak akan memihak salah satu calon. SOLOPOS akan netral dan independen, semua calon diberi porsi dan ruang yang sama. Juga kami berharap tim kampanye dan calon bisa membantu dalam memberikan informasi terkait pemberitaan,” ujarnya.

tus

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…