Senin, 23 Agustus 2010 16:53 WIB Boyolali Share :

Berniat singkirkan ranting, Mulyo tewas tenggelam

Boyolali (Espos) — Nasib tragis menimpa Mulyo Semito, 65, warga Dukuh Nglandu, Desa Denggungan, Banyudono. Mulyo tewas saat akan membersihkan ranting pohon bambu yang berada di Kali Butak, tak jauh dari rumahnya, Senin (23/8).

Informasi yang dihimpun Espos di lokasi kejadian  menyebutkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu korban bermaksud untuk mencuci di kali yang berjarak sekitar 50 meter dari kediamannya. Saat berada di kali, sejumlah tetangganya juga melakukan aktivitas yang sama.

Di tengah mencuci itu, korban melihat ranting pohon bambu yang menutup arus kali. Korban kemudian berinisiatif untuk menyingkirkan ranting bambu itu. Namun, saat tengah menyingkirkan ranting itu, tiba-tiba korban tenggelam.

Salah seorang saksi mata Padmo, 65, menuturkan saat itu dirinya mengetahui korban tiba-tiba tenggelam saat menyingkirkan ranting bambu. “Tiba-tiba korban tidak muncul dan langsung hanyut terbawa arus,” ujarnya kepada wartawan. Ditambahkan Padmo, korban diduga terpeleset bebatuan yang ada di dasar kali. Selain itu, saat kejadian, arus kali sangat deras, karena sehari sebelumnya turun hujan. “Setelah tenggelam itu saya meminta tolong kepada warga untuk mencarinya. Ternyata korban sudah mengapung di sekitar lokasi kejadian,” papar dia.

Kapolres Boyolali, AKBP Romin Thaib melalui Kapolsek Banyudono AKP AA Gede Oka mengatakan dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh tim dokter Puskesmas Banyudono, tidak ditemukan bekas tanda-tanda penganiayaan. “Korban tewas murni karena terpeleset dan tenggelam,” paparnya kepada wartawan. Ditambahkan Kapolsek, setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.

fid

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…